Wasiat Syaikh Shalih al 'Ushaimi kepada Seorang pemuda dari Iraq

Seorang pemuda dari Iraq melihat Syaikh kami Shalih al 'Ushaimi di al Haram al Makki para 10 malam terakhir Ramadhan 1437 H. Maka ia pun mengambil secarik kertas dan pena dan meminta nasehat kepada Syaikh yang dapat memberikan manfaat baginya dan saudara saudaranya. 
 “ Alhamdulillah Wahdah, wa Ba'd. 

Maka wasiatku bagi siapa saja yang melihat tulisanku ini , setelah wasiat senantiasa bertaqwa kepada Allah
1. untuk terus menerus menuntut ilmu dan selalu bersemangat mencari ilmu,  dan memperbanyak mencari ilmu. 
2. Serta memahami dengan baik berbagai dalil dan masalah masalah
3. Dan menyibukkan diri dengan sesuatu yang bermanfaat
4. Dan menahan diri dari apa apa yang tidak memudhorotkannya yang ia bodoh terhadapnya
5. Menahan lisan, maka janganlah ia berbicara kecuali yang mengandung kebaikan
6. Meneladani para salaf serta mengikuti para ulama Kibar
7. Menjauhi segala perkara perkara untuk memperoleh ketenaran, 
8. Dan Menjauhi berlebihan dalam ucapan
9 . Dan menjauhi kata kata yang keji
10. Dan senantiasa memandang dirinya dengan pandangan yang penuh kekurangan
11. Dan terus berjuang, bersungguh sungguh hingga seorang hamba bertemu dengan Rabbnya
Telah menulisnya di Baitil Haram, seseorang yang mengharapkan ampunan Dzul Jalaali wal Ikrom. . 
Shalih bin Abdullah bin Hamd al 'Ushaimi
Malam Jum'at , 26 Ramadhan 1437 H

( diterjemahkan oleh Zakariya Abu Zakiyyah) silahkan ditambahkan apabila ada kekurangan. Jazakumullahu khairan

➖➖➖➖➖➖ Sebarkan info nasehat ini di sosial media antum, semoga menjadi amal jariyah bagi kita semua. Jazakumullohu Khoiron ➖➖➖➖➖➖